Wirtz Puji Taktik Iraola Meski Liverpool Tumbang dari Monaco!
Mansion Sports – Florian Wirtz memberikan pujian besar terhadap visi taktik Andoni Iraola setelah Liverpool menjalani pertandingan pramusim melawan AS Monaco.
Meskipun hasil pertandingan secara keseluruhan mengecewakan di Anfield, gelandang kreatif asal Jerman tersebut tampaknya berkembang di bawah kepemimpinan baru seiring The Reds menjalani masa transisi setelah era Arne Slot.
Wirtz Tetap Bersinar Meski Liverpool Mengalami Kekalahan di Anfield
Pertandingan pramusim terbaru Liverpool memberikan perpaduan antara ketertarikan terhadap taktik baru dan rasa frustrasi yang sudah familiar ketika mereka mengalami kekalahan 3-2 dari AS Monaco di Anfield.
Meskipun hasil tersebut membuat para pendukung mempertanyakan stabilitas lini pertahanan, penampilan individu Wirtz menjadi salah satu sisi positif terbesar.
Pemain internasional Jerman tersebut bermain dalam peran nomor 10 yang lebih berkembang dan berhasil mencetak gol dalam pertandingan kedua secara beruntun. Ia menunjukkan kreativitas yang ingin dibangun Iraola sebagai pusat dari serangan baru Liverpool.
Berbicara setelah pertandingan berakhir, Wirtz langsung memberikan dukungan terhadap pendekatan permainan yang diterapkan oleh mantan pelatih Bournemouth tersebut.
"Dalam tiga tahun terakhir yang dia lakukan di Bournemouth, Anda bisa melihat apa yang mampu dia lakukan bersama tim," ujar Wirtz dalam wawancara dengan Sky Sports.
"Tentu saja kami menantikan kesempatan untuk bekerja bersamanya. Dalam beberapa minggu pertama, saya hanya bisa mengatakan bahwa saya menikmatinya. Saya baru dua minggu menjalani latihan, tetapi saya menikmatinya dan saya menyukai ide sepak bola yang dia miliki."
Iraola Menuntut Lebih dari Skuad yang Mulai Kelelahan
Sementara Wirtz mulai menemukan ritmenya, Andoni Iraola merasa kurang puas dengan performa tim secara keseluruhan, terutama terkait ketidakmampuan mereka mempertahankan intensitas permainan.
Liverpool berhasil unggul dua gol lebih dahulu pada awal pertandingan, tetapi kemudian mengalami penurunan performa yang signifikan seiring berjalannya laga. Situasi tersebut menjadi perhatian bagi staf pelatih.
Berbicara kepada LFC TV, pelatih asal Spanyol tersebut memberikan peringatan mengenai kondisi kebugaran tim saat ini.
"Situasinya sangat mirip dengan pertandingan yang kami mainkan melawan Leeds," ujar Iraola kepada saluran resmi klub.
"Kami menjalani babak pertama yang bagus, terutama dalam 30 menit pertama. Saat ini, mungkin kami belum memiliki lebih dari itu dalam hal tingkat performa yang dibutuhkan untuk bermain dengan cara seperti ini.”
“Mereka memang pantas membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan. Kami memenangkan dua pertandingan pramusim pertama, tetapi kami tidak mampu mempertahankan level yang dibutuhkan sepanjang periode dalam dua pertandingan terakhir."
Kekhawatiran Lini Pertahanan Masih Menghantui Anfield
Kekalahan dari Monaco memperlihatkan kebutuhan besar Liverpool untuk memperkuat lini belakang, terutama karena Virgil van Dijk kembali bermain tanpa didampingi oleh pasangan regulernya.
Sang kapten tampil bersama pemain muda Ivani Ndoye, tetapi kurangnya kedalaman skuad terlihat jelas pada babak kedua ketika Wataru Endo harus mengisi posisi di jantung pertahanan.
Dengan pertandingan pembuka Premier League yang berat melawan Newcastle United semakin dekat, tekanan semakin meningkat kepada tim perekrutan Liverpool untuk segera menyelesaikan kedatangan pemain baru.
Iraola menyadari bahwa masalah pertahanan yang sebelumnya mengganggu tim belum sepenuhnya terselesaikan.
Ronald Araujo semakin dekat dengan kepindahan dari Barcelona, yang diharapkan dapat memberikan kualitas tambahan yang sangat dibutuhkan, sementara Jeremie Jaquet diperkirakan segera kembali dalam kondisi fit.
Duet Isak dan Wirtz Memberikan Harapan Baru
Jika lini pertahanan masih membutuhkan banyak perbaikan, perkembangan kerja sama antara Alexander Isak dan Wirtz sudah memberikan banyak alasan untuk optimistis.
Keduanya, yang secara keseluruhan merupakan investasi senilai £225 juta, menunjukkan beberapa momen luar biasa sepanjang pertandingan melawan Monaco.
Isak juga menyampaikan pandangan positif yang sama seperti Wirtz mengenai era baru di klub dan hubungan yang terbentuk di ruang ganti.
"Saya pikir kami sepakat bahwa saya dan Flo sama-sama menyentuh bola, tetapi sejujurnya saya tidak tahu siapa yang melakukan sentuhan pertama atau terakhir," ujar penyerang tersebut.
"Itu benar-benar luar biasa. Saya merasa moral dalam kelompok ini sangat baik, dan kami semua bekerja keras untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Kami akan memastikan sepenuhnya bahwa kami berada dalam kondisi siap ketika musim dimulai."